1. persiapkan alat yang digunakan (obeng +, obeng -, gelang statik dll)
2. data semua komponen yang akandipasang
3. ambil mainboard dan buka pengait / socket prosesor
4. ambil prosesor dan pasang pada socket prosesor dimainboard sesuai posisinya secara benar
5. kunci prosesor dengan mengaitkan, pengait socket prosesor di main board
6. pasang dan kunci pengait heatsink fan prosesor dimainboard secara benar
7. pasang memory dan kunci memory pada mainboard yang sesuai secara benar
8. keluarkan casing dan buka semuapengait penutup samping kedua casing
9. lepaskan tutup samping kedua casing
10. pasang backing panel mainboard pada casing yang sesuai dengan baik dan benar
11. pasang mainboard pada casing dan baut denganerat damn benar
12. pasang floppy pada casing yang sesuai lalu baut dengan raapat
13. pasang kabel front panel casing pada mainboard yang sesuai dengan benar
14. pasang Harddisk pada casing yang sesuai lalu baut dengan rapat
15. tancapkan kabel power pada power supply pada mainboard yang sesuai
16. tancapkan kabel data CDROM, Floppy dan Harddisk pada mainboard yang sesuai
17. rapikan kabel dalam casing jangan sampai mengganggu heatsink fan pada processor
18. sambungkan kabel data monitor, keyboard, mouse dan kabel electric power pada port yang sesuai secara benar
19. nyalakan PC dan setting BIOS sesuai dengan peripheral yang ada serta sesuai dengan hardware yang terpasang
20. install dengan OS yang tersedia dan sesuaikan
21. check hardware melalui OS apakah sudah berfungsi semua dengan baik
22. matikan komputer menggunakan shutdown secara sempurna
23. lepas semua cable yang menancap diport lalu pasang dan baut masing-masing penutup casing dengan rapat
24. PC Siap digunakan
Showing posts with label PERAKITAN. Show all posts
Showing posts with label PERAKITAN. Show all posts
Wednesday, 27 January 2016
Saturday, 17 October 2015
Sejarah Perkembangan Sistem Operasi
SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM OPERASI
1. Generasi Pertama (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.
2. Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi kedua memperkenalkan Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan. Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi ialah FMS dan IBSYS.
3. Generasi Ketiga (1965-1980)
Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana para pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secaraon-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multi-user(di gunakan banyak pengguna sekaligus) dan multi-programming (melayani banyak program sekaligus).
4. Generasi Keempat (Pasca 1980-an)
Dewasa ini, sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini para pengguna juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.
KELUARGA SISTEM OPERASI
Berikut ini adalah beberapa daftar keluarga sistem operasi yang marak digunakan.
1. Keluarga Windows :
a) Berbasis MS-DOS: MS-DOS, Windows 1.0 , Windows 2.0, Windows 2.1x, Windows 3.0, Windows 3.1x
b) Windows 9x: Windows 95, Windows 98, Windows Me
c) Berbasis Windows NT: Windows NT 3.1, Windows NT 3.5, Windows NT 3.51, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP (edisi), Windows Server 2003, Fundamentals for Legacy PCs, Windows Vista (edisi), Windows Home Server, Windows Server 2008, Windows 7, Windows Server 2008 R2, Windows 8
d) Keluarga Windows CE: CE 1.0, CE 2.0, CE 3.0, CE 4.0, CE 5.0, CE 6.0, Mobile
2. Keluarga UNIX :
1) AIX
2) AmigaOS
3) BSD
4) DragonFly BSD
5) Free BSD
6) GNU
7) HP-UX
8) IRIX
9) Linux
10) LynxOS
11) MINIX
12) NetBSD
13) OpenBSD
14) OS X
15) Plan 9
16) QNX
17) Research UNIX
18) SCO OpenServer
19) Solaris
20) UNIX System V
21) Tru64 UNIX
22) UnixWare
23) VxWork
24) Xenix
2) AmigaOS
3) BSD
4) DragonFly BSD
5) Free BSD
6) GNU
7) HP-UX
8) IRIX
9) Linux
10) LynxOS
11) MINIX
12) NetBSD
13) OpenBSD
14) OS X
15) Plan 9
16) QNX
17) Research UNIX
18) SCO OpenServer
19) Solaris
20) UNIX System V
21) Tru64 UNIX
22) UnixWare
23) VxWork
24) Xenix
3. Keluarga Mac OS:
1) PC : Public Beta (Kodiak), Mac OS X 10.0 (Cheetah), Mac OS X 10.1 (Puma), Mac OS X 10.2 (Jaguar), Mac OS X 10.3 (Panther), Mac OS X 10.4 (Tiger), Mac OS X 10.5 (Leopard), Mac OS X 10.6 (Snow Leopard), Mac OS X 10.7 (Lion), Mac OS X 10.8 (Mountain Lion).
2) Server : OpenStep, Raphsody, Mac OS X Server 1.0
3) Mobile: iOS
2) Server : OpenStep, Raphsody, Mac OS X Server 1.0
3) Mobile: iOS
TUJUAN DAN FUNGSI SISTEM OPERASI
Dari sudut pandang pengguna, Sistem operasi merupakan alat yang bertujuan untuk mempermudah penggunaan komputer. Dari sudut pandang sistem komputer, sistem operasi dapat dianggap sebagai alat yang bertujuan menempatkan sumber daya secara efisien (Resource Allocator). Sistem operasi ialah manager bagi sumber daya, yang menangani konflik permintaan sumber daya secara efisien. Sistem operasi juga mengatur eksekusi aplikasi dan operasi dari hardware I/O (Input/Output). Fungsi ini dikenal juga sebagai program pengendali (Control Program).
Jadi dari sudut pandang tujuan sistem operasi itu sendiri, sistem operasi dapat dipandang sebagai alat yang membuat komputer lebih nyaman digunakan (convenient) untuk menjalankan program aplikasi dan menyelesaikan masalah pengguna. Tujuan lain sistem operasiialah membuat penggunaan sumber daya komputer menjadi efisien.
Sistem operasi yang baik adalah yang mampu memberikan keadaan aman dan tetap konsisten pada saat hardware dan software aplikasi berkomunikasi, juga tetap memberikan antar muka yang mudah, nyaman dan menarik bagi pengguna. Berikut ini adalah 8 fungsi sistem operasi :
1. Resource Manager : Mengalokasikan sumber daya, maksud sumber daya disini adalah hardware seperti memori, CPU, Printer, disk drive dan perangkat lainnya.
2. Coordinator : menyediakan fasilitas sehingga aktivitas yang kompleks dapat diatur untuk dikerjakan dalam urutan yang telah disusun sebelumnya.
3. Interface: sebagai perantara antara pengguna (user) dengan hardware untuk menyediakan lingkungan yang bersahabat atau mudah digunakan (User Friendly). Pengguna tidak akan dikhawatirkan dan dirumitkan oleh bahasa mesin atau perangkat level bawah.
4. Guardian: menyediakan kontrol akses yang melindungi file dan memberi pengawasan pada pembacaan/penulisan/eksekusi data dan program.
5. Gatekeeper: mengendalikan siapa saja yang berhak masuk (log) kedalam sistem dan mengawasi tindakan apa saja yang dapat mereka kerjakan ketika telah log dalam sistem.
6. Optimizer: menjadwal pemasukan (input) oleh pengguna, pengaksesan basis data, proses komunikasi, dan pengeluaran (output) untuk meningkatkan kegunaan.
7. Accountant: mengatur waktu CPU (CPU time), penggunaan memori, pemanggilan perangkat I/O (masukan/keluaran), disk storage dan waktu koneksi terminal.
Server: untuk menyediakan layanan yang sering dibutuhkan pengguna, baik secara eksplisit maupun implisit, seperti mekanisme akses file.
Subscribe to:
Posts (Atom)
About Me
Total Pageviews
Bookmarks
Categories
JARINGAN
(5)
PEMROGRAMAN
(2)
PERAKITAN
(2)
SIMDIG
(6)
SISTEM KOMPUTER
(8)
SISTEM OPERASI
(3)
WEB DESIGN
(4)