Showing posts with label JARINGAN. Show all posts
Showing posts with label JARINGAN. Show all posts

Thursday, 12 May 2016

KELEBIHAN DAN KEKURANGAN KABEL COAXIAL

Kabel coaxial adalah salah satu jenis kabel jaringna yang saat ini mungkin kurang populer digunakan, karena masih kalah populer dengan kabel UTP dan juga kabel Fiber Optic. Kabel coaxial sendiri merupakan sebuah kabel jaringan yang terdiri dari satu buah kawat tembaga, yang dilapisi oleh berbagai macam lapisan pelindung, sehingga hal ini membuat kabel coaxial biasanya memiliki ukuran yang jauh lebih besar dan juga lebih tebal daripada kabel jaringan lainnya.
Kabel coaxial sendiri memiliki beberapa kelebihan dan juga kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kelebihan dan kekurangan kabel coaxial :


Kelebihan kabel coaxial



Harga yang lebih murah daripada fiber optic
Coaxial merupakan jenis kabel jaringan yang memiliki harga yang cukup ekonomis. Meskipun lebih mahal daripada kabel UTP atau unshielded twisted pair, namun kabel coaxial memiliki harga yang lebih murah daripada kabel fiber optic. Hal ini membuat biaya investasi untuk kabel coaxial itu sendiri menjadi lebih murah, namun dengan kecepatan transmisi dan juga perlindungna kabel yang lebih baik apabila dibandingkan dengan kabel UTP biasa.
Cocok digunakan pada topologi Bus dan juga ring
Kabel coaxial adalah jenis kabel yang sangat cocok pada sebuah jaringna kecil, dan juga menggunakan topologi jaringan bus ataupun ring. Dengan menggunakan kabel coaxial ini, maka arus data pada topologi jaringna bus dan juga topologi jaringan ring akan berjalan lebih baik dan juga lebih lancar dibandingkan dengan menggunakan kabel jaringan UTP biasa. Selain itu, kabel coaxial juga optimal digunakan pada sebuah jaringan yang berada pada lokasi yang tidak terlalu luas, sehingga cocok diimplementasikan pada skala ruangan kecil.
Dapat menjadi media penghantar listrik dan juga data dengan baik
Kabel coaxial saat ini masih digunakan, sebagai media penghantar data apda jaringan, juga sering digunakan sebagai media pada pengantar sinyal – sinyal elektrik,seperti listrik. Kabel ini memiliki perlindungan yang sangat baik, terutama terhadap sinyal – sinyal listrik, sehingga sangat pas untuk digunakan pada jaringan yang banyak mengalirkan listrik. Selain dapat membantu mengalirkan listrik dengan baik, kabel coaxial juga dapat meneruskan sinyal – sinyal seperti data dan juga informasi pada jaringan komputer lebih baik, dibandingkan dengan kabel UTP.

JENIS JARINGAN

Artikel kali ini menjelaskan sedikit tentang macam macam jenis jaringan, lihat saja dibawah ini
Jenis Jaringan Berdasarkan Jangkauannya :


1. LAN


LAN merupakan kependekan dari Local Area Network. Dari namanya saja sudah mendeskripsikan bahwa jaringan LAN ini merupakan tipe jaringan paling sederhana dan juga paling kecil ruang lingkupnya. Biasanya jaringan LAN hanya digunakan dalam ruang lingkup kecil, seperti satu ruangan, satu rumah, satu sekolah, ataupun satu warnet.
Dengan menggunakan model jaringan LAN, maka seluruh komputer dalam satu ruangan tersebut dapat terkoneksi satu sama lain. LAN ini merupakan jaringan yang kasat mata yang hanya berjalan pada radius beberapa meter saja, oleh sebab itu jaringan ini jaringan terkecil bila di bandingkan dengan lingkung jaringan lainnya.

Meski jaringan komputer LAN ini memiliki lingkup yang kecil namun speed yang dimilikinya tidak kalah dengan jaringan lainnya, jaringan LAN ini cukup stabil dengan penggunaan PC user yang standar dalam satu wilayah.
Jaringan ini juga lebih memudahkan setiap user dalam membagikan file dengan cara sharing yang lebih ringkas dan cepat. Kelebihan lainnya dari jaringan LAN adalah biaya oprasional yang relatif kecil karena lebih sedikit menggunakan kabel yaitu hanya satu ruangan saja.
2. MAN


MAN adalah Metropolitan Area Network, merupakan kumpulan dari beberapa jaringan LAN yang menjadi satu, sehingga bisa tersambung dalam ruang lingkup yang lebih besar dari satu ruangan saja. Biasanya, MAN diaplikasikan untuk mengkoneksikan komputer melalui jaringan, pada satu kota tertentu. Namun di Indonesia, penggunaan MAN tidak berkembang dan jarang sekali digunakan.
Jaringan komputer MAN ini lebih efisien untuk cakupan yang lebih luas, dengan menggunakan tipe jaringan MAN ini para user akan lebih mudah mengakses data dari user lainnya meski lokasi mereka tidaklah dekat. Jaringan ini lebih sering di gunakan oleh gedung-gedung yang memiliki keterkaitan satu sama lain, seperti gedung perkantoran.

PERKEMBANGAN JARINGAN KOMPUTER

Tahun 1940-an

Konsep jaringan komputer pertama kali mulai dicetuskan pada era tahun 1940-an. Pada era ini, konsep jaringan komputer dibuat di Amerika, di dalam sebuah laboratorium yang sedang mengembangkan komputer MODEL I. Pengembangan ini dicetuskan oleh grup riset yang berasal dari Harvard University yang dipimpin oleh Prof. H.Aiken.
Pada awalnya proyek ini ingin memanfaatkan penggunaan kompueter secara bersamaan agar bisa mengerjakan banyak proses dalam satu waktu saja. Hal ini kemudian dikenal dengan istilah Batch Processing. Dengan menggunakan konsep ini, maka lebih dari satu pekerjaan bisa dilakukan secara sekaligus.

Tahun 1950-an
Berlanjut kira – kira 10 tahunan kemudian, munculah sebuah konsep yang mengembangkan konsep jaringan komputer sebelumnya. Konsep ini dikenal dengan istilah konsep TSS atau Time Sharing System. Pada proses ini, dimungkinkan terdapat satu host komputer sebagai server agar bisa mengakomodir kegiatan dari beberapa workstation atau terminal dalam waktu yang bersamaan.

Kelebihan dari sistem TSS pada masa ini adalah :
Menjadi cikal bakal pengembangan dari konsep jaringan komputer secara penuh
Dapat mengerjakan banyak tugas dalam satu waktu dengan beberapa station atau terminal
Mulai dapat menggabungkan antara sistem komunikasi dengan sistem komputer
Mempermudah pekerjaan pada masa itu
Namun demikian, terdapat pula beberapa kekurangan dari sistem ini, antara lain :
kecepatan transfer data yang masih lambat
Kapasitas data yang sedikit dari komputer host atau server
Spesifikasi server atau host yang masih rendah

Berangkat dari keberhasilan penggunaan TSS dan juga kelemahannya, maka banyak peneliti yang kemudian ingin mngembangkan konsep jaringan komputer agar menjadi lebih baik dan juga sempurna lagi. Maka dari itu, perkembangan jaringan komputer akan terus berjalan

Tahun 1970-an
Cukup lama setelah TSS ditemukan dan juga diimplementasikan, muncul istilah jaringan komputer yang dikenal dengan istilah Distribution Processing atau proses distribusi. Pada sistem jaringan ini, dimungkinkan untuk lebih dari satu host yang saling mendistribusikan datanya untuk kemudian disalurkan melalu terminal atau stasion – stasion dalam satu jaringan. Konsep ini memungkinkan host bisa bekerja secara paralel satu sama lain, sambil tetap bisa melayani stasion yang terhubung dengan host.
Kelebihan dari sistem ini adalah :
Mengurangi biaya produksi
Pendistribusian data antar jaringan menjadi lebih cepat

Namun demikian salah satu kekurangan dari sistem ini adalah kemampuan dari komputer host dan juga server yang masih kurang, sehingga tidak bisa mendukung banyak data.
Roy Tomlinson : 1970-an
Masih pada era 1970-an, seorang bernama Roy Tomlinson mengembangkan suatu sistem surat elektronik yang kita kenal hingga saat ini sebagai istilah email. Pada saat itu, jaringan komputer sudah mulai berkembang pesat, dan sistem surat elektronik yang disajikan untuk jaringan APARNET mulai populer dan juga banyak digunakan. Dengan begitu, setiap orang bisa berkirim surat secara elektronik hanya dengan menggunakan jaringan komputer saja. Kelebihan dari konsep surat elektronik yang pertama ini tentu saja dapat memudahkan kompunikasi antar individu dengan mudah, karena hanya digunakan dengan menggunakan jaringan komputer saja, tanpa perlu menggunakan pos. Sehingga dari segi waktu, akan jauh lebih efisien.

Perbedaan Hub, Switch, Bridge, dan Router


Untuk menghubungkan komputer dalam sebuah jaringan, kita kadang mendengar istilah Hub, Switch, Bridge dan Router, lantas apa perbedaan diantara keempat peralatan tersebut?. Tulisan ini saya rangkum dari berbagai sumber terutama modul kuliah jaringan komputer yang pernah saya dapatkan. Berikut definisi dan perbedaan Hub, Switch, Bridge dan Router.
1. Hub
Suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa node (komputer) sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star.
Beberapa hub di pasaran kadang disebut dengan istilah hub-switch yang sering dikira oleh kita sebagai switch, tentu saja hub lebih lambat performanya daripada switch.




Cara Kerja Hub : Ketika sebuah paket tiba di salah satu port, paket itu akan disalin ke port-port yang lain di hub. Atau dengan kata lain hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat.
Hub dengan spesifikasi 10/100Mbps harus berbagi bandwidth dengan masing-masing port. Jadi ketika hanya satu PC yang menggunakan, akan mendapat akses bandwith yang maksimum yang tersedia. Namun, jika beberapa PC beroperasi atau di gunakan pada jaringan tersebut, maka bandwidth akan dibagi kepada semua PC, sehingga akan menurunkan kinerja jaringan 

2. Bridge
Berfungsi menghubungkan dua buah LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu LAN yang jauh lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa Bridge.
Bridge dapat menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet).
Bridge dapat menghubungkan dua LAN yang kedua-duanya menggunakan metode transmisi baseband atau broadbrand ataupun LAN dengan baseband dan LAN dengan broadband atau metode akses CSMA/CD dengan token passing dan sebagainya bergantung pada jenis Bridge yang digunakan.
Salah satu contohnya adalah Cisco-Linksys WET54G Wireless-G Ethernet Bridge seperti tampak pada gambar dibawah:





Cara Kerja: Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket paket diteruskan ke segmen tujuan. Dengan demikian bridge juga mencegah pesan rusak agar tidak menyebar keluar dari satu segmen.
Bridge bekerja pada lapisan physical layer dan data link layer, sehingga akan mempengaruhi unjuk kerja LAN bila sering terjadi komunikasi sistem yang berada di LAN yang berbeda yang terhubung oleh Bridge.


3. Switch

Switch bentuknya hampir sama dengan hub.
Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN Switch merupakan perluasan dari konsep bridge.
Salah satu contohnya adalah HP Procurve V1810-8G yang merupakan 8 Port Gigabit Switch.



Cara Kerja: Ada dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward.
Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk meneriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.
Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.


4. Router

Berfungsi agar data sampai ke tempat tujuan pada jaringan sesuai yang dikehendaki.
Router biasanya digunakan untuk menghubungkan jaringan lokalke internet.
Salah satu contohnya adalah Mikrotik Router dan Linksys WRT54GL yang dalam pengaturan konfigurasinya bisa berfungsi juga sebagai bridge atau switch.
Cara Kerja: Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal. 

Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data.), bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal.
Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan.
Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan., dua LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa computer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet.
Apabila hub, bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device

Wednesday, 27 January 2016

KONSEP JARINGAN

1)Stand alone
Merupakan penggabungan LAN sebelumnya hanya memiliki satu server saja, sehingga user tidak mengalami kesulitan untuk mencari file-file. Model ini merupakan midel yang paling sederhana dan mudah.
2)PAN
Adalah jaringan komputer atau titik akses yang digunakan untuk berkomunikasi ke berbagai komputer, seperti komputer, ponsel, TU, telepon.
•Cara kerja dengan cara menghubungkan pada komputer local untuk sharing data / indomasi jarak lebih luas dengan LAN.
•Contoh : menghubungkan HP dengan komputer
3)LAN (Local Area Network)
•Merupakan jaringan local yang digunakan oleh suatu organisasi untuk berbagi sumber daya seperti printer dan file
•Cara kerja yaitu dengan cara menghubungkan komputer local secara bersamaan untuk share data pada suatu ruangan ke ruangan lain
•Contoh perkantoran yang membutuhkan hubungan antara 2 komputer / lebih
4)MAN (Metropolitan area network)
•Pada dasarnya merupakan versi Lan.Man dapat mencakup kantor – kantor perusahaan yang letaknya berdekatan / juga sebelah kota.
•Cara kerja dengan cara menghubungkan dengan lebih dari 1 gateway dengan jarak 10 km lebih.
•Contohnya jaringan MAN di Indonesia misalnya saja jaringan BANK dimana beberapa kantor cabang sebuah BANK didalam sebuah kota besar, dihubungkan antara satu dengan yang lain misalnya : Bank Mandiri wilayah jabodetabek
5)WAN (Wide Area Network)
WAN jangkauannya mencakup daerah geografi yang luas, sering kali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN memungkinkan terjadinya komunikasi, diantara dua perangkat yang terpisah jarak yang sangat jauh WAN menginterkoneksikan beberapa LAN yang kemudian menyediakan akses ke komputer komputer atau file server pada koleksi lain.
•Cara kerjanya jaringan ini mempunyai jarak yang luas karena menggunakan banyak server bisa di akses melalui Negara ke Negara lain didunia nama lain dari WAN adalah Internet.
•Contohnya adalah jaringan yang menghubungkan suatu wilayah atau suatu Negara dengan Negara lainnya.
6)Internet adalah sekumpulan jaringan komputer yang menjadi satu.Sehingga dapat disimpulkan, bahwa internet adalah jaringan terbesar didunia, Internet merupakan singkatan dari interconnected network.
•Cara kerjanya dengan cara menggunakan internet protocol (IP) untuk menghubungkan biliunan komputer didunia.
•Contohnya adalah hinter-linked hypertext documents, aplikasi di world wide web, infrastruktur yang mendukung e-mail, hubungan peer to peer untuk berbagai file, dan VOIP.